Minggu, 12 Januari 2020

Pertolongan pertama pada kecelakaan P3K


PENGERTIAN PPPK ( P3K )




PPPK (First Aid) adalah upaya pertolongan dan perawatan sementara terhadap korban kecelakaan sebelum mendapat pertolongan yang lebih sempurna dari dokter atau paramedik. Berarti pertolongan tersebut bukan sebagai pengobatan atau penanganan yang sempurna, tetapi hanyalah berupa pertolongan sementara yang dilakukan oleh petugas P3K (petugas medik atau orang awam) yang pertama melihat korban.

TUJUAN P3K
Tujun P3K di bagi 4 antara lain :
1.      Mencegah kematian
2.      Mencegah cacat yang lebih berat
3.      Mencegah infeksi
4.      Mengurangi rasa sakit dan rasa takut

Tindakan P3K yang dilakukan dengan benar akan mengurangi cacat atau penderitaan dan bahkan menyelamatkan korban dari kematian, tetapi bila tindakan P3K dilakukan tidak baik malah bisa memperburuk akibat kecelakaan bahkan membunuh korban.

PRINSIP P3K
   Beberapa prinsip yang harus ditanamkan pada jiwa petugas P3K apabila menghadapi kecelakaan adalah sebagai berikut ini:
1.      Bersikaplah tenang, jangan panik. Anda diharap menjadi penolong bukan pembunuh atau menjadi korban selanjutnya (ditolong)
2.      Gunakan mata dengan jeli, setajam mata elang (mampu melihat burung kecil diantara dedaunan), kuatkan hatimu/ tega melakukan tindakan yang membuat korban menjerit kesakitan sementara demi keselamatannya, lakukan gerakan dengan tangkas dan tepat tanpa menambah kerusakan. (“Eagle eyes – Lion heart – Ladies hand”)
3.      Perhatikan keadaan sekitar kecelakaan cara terjadinya kecelakaan, cuaca dan sebagainya
4.      Perhatikan keadaan penderita apakah pingsan, ada perdarahan dan luka, patah tulang, merasa sangat kesakitan
5.      Periksa pernafasan korban. Kalau tidak bernafas, periksa dan bersihkan jalan nafas lalu berikan pernafasan bantuan (A, B = Airway, Breathing management)
6.      Periksa nadi/ denyut jantung korban. Kalau jantung berhenti, lakukan pijat jantung luar. Kalau ada perdarahan massif segera hentikan (C = Circulatory management)
7.      Apakah penderita Shock? Kalau shock cari dan atasi penyebabnya
8.      Setelah A, B, dan C stabil, periksa ulang cedera penyebab atau penyerta. Kalau ada fraktur (patah tulang lakukan pembidaian pada tulang yang patah). Janagn buru-buru menmindahkan atau membawa ke klinik atau rumah sakit sebelum tulang yang patah dibidai.
9.      Sementara memberikan pertolongan, anda juga harus menghubungi petugas medis atau rumah sakit rujukan.

Setiap menemukan korban yang baru mati dengan tidak sewajarnya tanpa mengetahui penyebab kematian, maka urutan langkah penanganan harus baku menurut urutan A, B dan C sesuai kedaruratan penyebab kematian korban.

FRAKTUR TULANG PAHA BAGIAN ATAS
1.      Sebelum memasang bidai usahakan meluruskan tulang seanatomis mungkin
2.      Pasang bidai luar dari tumit hingga pinggang
3.      Pasang bidai dalam dari tumit hingga selangkangan
4.      Ikat dengan pembalut dasi lipatan 2 kali diatas dan diawah bagian yang patah
5.      Tulang betis diikat dengan pembalut dasi lipatan 1 kali
6.      Kedua lutut diikat dengan pembalut dasi lipatan 2 kali
7.      Tumit diikat dengan pembalut dasi lipatan 3 kali
8.      Bagian yang patah ditinggikan

FRAKTUR TULANG PAHA BAGIAN BAWAH
1.      Pasang bidai luar dan dalam sepanjang tungkai
2.      Pasang bidai dalam dari tumit hingga selangkangan
3.      Ikat dengan pembalut dasi lipatan 2 kali diatas dan diawah bagian yang patah
4.      Tulang betis diikat dengan pembalut dasi lipatan 1 kali
5.      Kedua lutut diikat dengan pembalut dasi lipatan 2 kali
6.      Tumit diikat dengan pembalut dasi lipatan 3 kali
7.      Bagian yang patah ditinggikan

FRAKTUR TUNGKAI BAWAH
1.      Pasang bidai yang sudah dibungkus selimut dari tumit sampai paha bagian bawah
2.      Berikan bantalan dibawah lutut dan pergelangan kaki


FRAKTUR TULANG LEHER

1.      Sangat berbahaya karena didalamnya ada MS(Medula spinalis/ SSTB) dan pembuluh darah
2.      Cegah terjadinya shock
3.      Bersihkan jalan nafas
4.      Pasang Colar spine (penyangga leher)
5.      Angkat ke atas tandu (Stretcher)
6.      Baringkan dengan dipasang ganjal sekeliling leher

LUKA GIGITAN ANJING GILA
   Anjing gila bergerak tanpa tujuan dan tanpa arah sehingga sering menabrak dan menggigit sesuatu yang menghalanginya, tidak mengenal tuannya lagi, badan sedikit membungkuk dan ekor jatuh, lidah menjulur dan mengeluarkan lendir dan takut air. Penyakit gila anjing disebabkan virus Rabies, dan penularannya ke anjing atau mahkluk lain termasuk manusia adalah lewat ludah yang mengandung virus rabies masuk ke dalam darah lewat luka gigitan. Tindakan P3K:

1.      Bersihkan luka dengan air dan sabun dibawah keran yang mengalir deras. Virus akan larut pada sabun dan dibuang oleh air yang mengalir.
2.      Tutup luka dengan kain kasa steril dan balut
3.      Bawa segera ke rumah sakit
4.      Upayakan menangkap dan mengamati anjing tersebut selama 2 minggu

LANGKAH MENANGGANI SHOCK
            Ada 2 langkah untuk menanggani Shock, antara lain :

1.      Mengenali gejala dan tanda shock
2.      Mencari penyebab (Penyebab: hipovolemik, kardiogenik, neurogenik, septic). Hati-hati pada tension pneumothorax dapat terjadi gangguan pengembalian darah ke jantung (venous return) yang mengakibatkan shock. Hal ini menjadi pertimbangan bila terjadi cedera diatas diafragma. Shock neurogenik terjadi karena cedera berat pada system syaraf pusat atau medulla spinalis, tetapi shock tidak terjadi hanya karena cedera otak saja. Shock karena cedera berat medulla spinalis terjadi karena vasodilatasi ataupun hipovolemia relative. Shoc septic jarang terjadi kecuali penderita cedera yang terlambat ditangani. Penyebab shock yang paling sering adalah perdarahan.

Terima Kasih Anda telah membaca Artikel tentang "P3K Dalam Pramuka". Maaf bila ada kesalahan atau kata-kata yang tidak berkenaan dalam blog ini
            Sangat pentingnya bagi saya, jika anda KOMEN dan SHARE blogspot ini, Agar BLOG ini bisa lebih baik dari waktu ke waktu, TERIMA KASIH.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar